Home / Question / IPKKI bersama Mahasiswa KUKERTA UNRI Salurkan Donasi APD ke Puskesmas di Pekanbaru

IPKKI bersama Mahasiswa KUKERTA UNRI Salurkan Donasi APD ke Puskesmas di Pekanbaru

FORUMCategory: Tentang AKPERIPKKI bersama Mahasiswa KUKERTA UNRI Salurkan Donasi APD ke Puskesmas di Pekanbaru
Iyus asked 4 months ago

Covid-19 merupakan penyakit pandemi yg sudah melanda global waktu ini. Di tengah maraknya penyebaran virus ini, Universitas Riau (UNRI) sudah mewadahi mahasiswa buat berpartisipasi pada mencegah penyebaran Covid-19 dengan membentuk Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) berbasis relawan Covid-19.

Kegiatan KUKERTA berbasis relawan Covid-19 ini dinaungi sang Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Universitas Riau (LPPM UNRI). Kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan harga motor honda Komunitas Indonesia (IPKKI) Provinsi Riau sebagai pengampu pada kegiatan ini buat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Tim DIAVO adalah salah satu Tim Relawan Covid-19. Tim ini berasal menurut mahasiswa keperawatan UNRI yg beranggotakan Mardiah Mila Hamdi, Indah Afriani dan Alya Nabila Meilisa. Tim ini dibimbing sang pembimbing lapangan (DPL) yaituDr. Hengki Firmanda, SH., LL.M., MSI menurut LPPM UNRI.

Pada hari Rabu (20/05/20) tim DIAVO beserta tim lainnya menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri ke 20 puskesmas yang terdapat di Pekanbaru. Salah satu sasarannya merupakan Puskesmas Melur. Penyaluran APD ini bertujuan buat membantu tenaga medis dalam penyediaan apd lantaran kebutuhan APD untuk penanganan Covid-19 yang ketika ini sangat tinggi. Donasi yg diberikan ini terdiri berdasarkan faceshield, baju APD plastik, handscone,dan leaflet& poster yg berisi edukasi tentang covid 19.

"Dengan adanya aktivitas relawan ini, kami bisa turut andil pada menghentikan penyebaran Covid-19, terlebih lagi menjadi mahasiswa keperawatan tentunya kami ingin berperan besar & memberikan ilmu yg kami bisa kepada masyarakat luasdan juga kami menghimbau kepada rakyat buat lebih menjaga diri dalam masa wabah Covid-19 ini, termasuk buat mengikuti anjuran pemerintah menggunakan menerapkan social distancing juga physical distancing."ungkap Mardiah sebagai Ketua tim DIAVO.